2011年1月12日水曜日

Surat pernyataan hati :)



Dengan ini kunyatakan kalau engkau adalah spesial di hati ini. Akankah kukatakan ini cinta atau sekedar suka, tapi aku sangat-sangat bahagia ada disisimu. Sejak saat itu, saat kulihat samar fotomu, kurasakan ada cinta yang terselip dalam lembaran hati ini. Tapi aku belum pasti, lalu coba kugali perasaan ini mencari-cari cinta suci yang tersisa dari banyaknya kotoran jiwa. Akhirnya kutemukan sedikit cahaya itu, cahaya harapan hidupku.
Sejak kukenal km, rasanya tak ingin diri ini lepas dari kehadiranmu. Setiap hari kucoba tanya kabar dirimu hingga aku merasa takut jika engkau akan merasa bosan dan menjauh dariku. Tapi sungguh aku tak bisa jika tidak mendengar kabarmu.
Tak dapat kuingat jelas bahkan foto yang kulihat begitu samar, tetapi kenapa perasaan cinta itu begitu kuat. Dan ketika kau memperlihatkan foto yang begitu jelas dapat kulihat wujud sempurnamu, tersentak diriku karena kau tak seperti yang aku kira. Tapi sungguh, seketika itu pula jiwa ini tunduk dan hati mulai berbicara pada sang Pencipta tentang arti cinta kali ini dan tiba-tiba bagaikan ada ruh yang masuki jiwa ini. Ya, kuberkata"jika engkau adalah bidadari yang selama ini kupinta pada Tuhanku maka aku akan menerima apa adanya".
Akankah ini benar perasaan cinta? Manakala engkau bercerita tentang mantan pacarmu betapa diriku menjadi sangat aneh. Aku cemburu..? Iya, itu jawabku.
Walau tak pernah kutahu wujud jelasmu hingga saat itu, tetap kutanamkan perasaan spesial ini. Sungguh aku belum berani mengatakan ini cinta. Tapi sungguh dekat perasaan itu dengan cinta.
Tentangmu adalah kebutuhan hidupku dan hari-hariku ingin kuisikan sebagiannya untuk dirimu.
Demi Tuhan, aku tak bisa mengungkap perasaan ini. Tapi andai engkau mengerti maka jawablah perasaan ini.

2011年1月11日火曜日

Hai Bidadari, ceritakan padaku tentang cahaya itu....



Ku tahu engkau mendekat hai "cahaya" hidup. Tapi apakah benar itu untukku.
Seperti yang kau tahu aku sedang jatuh cinta, dan apa saja akan kurasakan indah. Maka janganlah kau permainkan aku dengan cahaya itu. Ketahuilah aku sedang serius, hai cahaya. Jika engkau untukku maka datanglah dan jika bukan maka menjauhlah segera agar aku tidak berharap terus-menerus. Cahaya yang indah, kutahu kau tak menyilaukan pandangku tapi kau penuntun jalanku. Siapa gerangan yang membawamu dari Penciptamu. Adakah ia bidadari dari surga firdaus yang nantinya menjadi pendamping hidupku disana, dan menjadi bagian dalam hidupku di dunia fana. Demi Tuhan, jiwa ini ada padanya. Dalam setiap doaku kumohon Ia menurunkan bidadari-Nya untuk menemani hidup ini, melengkapi kekurangan diri ini. Demi Tuhan, kuharap itu engkau wahai bidadari. Dekatlah dan bisikanlah kehati ini bahwasanya engakulah yang sang bidadari pintaku. Merekahkanlah hati ini agar jiwaku juga ikut menari dalam dendang bahagia music sang Pencipta.

2011年1月10日月曜日

Doaku untukmu yang kucintai...



Tuhan....mulai saat ini didalam setiap doaku kuselipkan namanya. Ridholah atas doaku ini dan kabulkanlah harapan-harapanku tentang dirinya. Tuhan....Engkau Maha Tahu apa niat dalam hati ini, jika benar maka muluskanlah jalan hati hambamu ini. Tapi jika ada yang salah maka tunjukkan jalan kebenaranmu dan kuatkan hatiku ketika harus terpuruk dan bangkitkan aq agar bisa kembali kepadamu. Semuanya adalah kehendakmu dan takdirmu ya Tuhanku, tak ada yang bisa aq lakukan selain rencana dan usaha ini dan teriring bersamanya doaku. Jika rencana ini berhasil maka ia hanyalah suatu permulaan untuk rencana berikutnya karena kulihat akan semakin berat hari-hari kedepannya apalagi jika aq mulai lengah dan lalai pada apa yang aq perjuangkan. Tapi jika gagal maka ku memohon Engkau mengangkatku dari keterpurukan itu. Sedikit yang aq pelajari dari agamamu, tapi dari yang sedikit itu aq mengerti bahwasanya aq bukanlah apa-apa tanpa anugerah dan bantuan-Mu ya Tuhanku, dan hanya kepadamu tempat terbaik aq menggantungkan mimpi dan harapanku agar terwujud. Tuhan, berikan kebaikan pada dia yang aq cintai, bukalah mata hatinya agar melihat kebenaranmu dan darinya aq bisa lebih mencintainya tanpa melebihi cintaku padamu karena cintaku padanya adalah bagian representasi cintaku pada-Mu ya Tuhanku. Ya Allah, lindungilah dia hingga dia bisa ada didekatku untuk bisa aq lindungi dengan bantuan-Mu. Kini dia begitu jauh disana, sendiri memperjuangkan sesuatu yg aq sendiri tidaklah begitu tahu selain hanya bisa menebak-nebak. Bawalah cepat ia kembali ke tanah ini agar aq bisa menyapanya, agar aq bisa menatapnya dan berbicara langsung pada hatinya. Ya Allah, berikanlah kesabaran pada diri ini, berikanlah suatu kemantapan hati untuk bisa mencintainya setulus kemurnian hati manusia yang Engkau ciptakan dengan kesempurnaan.

2011年1月9日日曜日

Cemburu Buta ( Blind Jealous )



Aku cemburu pada dirinya yang pernah kau cintai. Kata demi kata mengalir trus dari hatimu menceritakan masa indah bersamanya, menceritakan betapa besarnya cintamu padanya, cerita tentang kalian yg berusaha mencari satu-sama lain ketika terpisah lama. Seketika itu pula kuberharap seandainya Dia adalah aq, betapa bahagiannya aq. Seratus kata ceritamu, kubalas satu kata "syukurlah". Tapi andai kau tau, betapa kutak mau mengeluarkan sepatah katapun. Dan bahkan ingin kututup telinga ini dari mendengarmu. Semakin lama kau berbicara aq semakin aneh, aq semakin takut jika niat ini terbongkar terlalu cepat. Tapi apa yg bisa aq perbuat selain menahan diri dan berusaha membalas ucapanmu dengan sebaik yang aq bisa walaupun hanya sepatah kata "syukurlah". Aku cemburu buta pada mantanmu, apalagi ketika kubaca dari hatimu bahwasanya engkau masih mengharapkan dirinya. Seketika kumerasa putuslah harapan ini, kumerasa engkau bukanlah bidadari yang diturunkan Tuhan untukku. Apakah aq harus kecewa pada perjuangan yang sebenarnya belumlah dimulai. Atau mungkin aq hanyalah seorang pecundang yang gampang mengalah walau hanya pada angin sepoi-sepoi. Perlahan kuhela nafas panjang dan mulai kuberfikir, hingga mulai kusadar pada apa yang sedang kuperjuangkan. Ketahuilah aq bisa mendapatkan wanita yang begitu elok dipandang dan berhati lebih mulia untuk bisa membahagiakanku. Tapi bukan sekedar itu yang ingin kuperjuangkan. Sungguh tak bisa kujelaskan tapi andai kau bisa tahu, kuhilangkan egonya hati lelaki tentang idealnya seorang wanita. Ketika kutahu engkau tak seperti yang kuharapakan, tekejut kusesaat. Berfikir dan memohon diriku pada Sang Pemilih Hati, Sang Kuasa Allah swt. Kemudian lahirlah sebuah hati yang kurasakan pertama dalam hidup ini. Perasaan jiwa itu kupertahankan dan kumohonkan pada Tuhan ku agar diteguhkannya hati ini, agar direstuinya jiwa yang penuh cinta ini. Ketahuilah cintaku padamu adalah hadiah dan persembahan untuk Tuhanku agar Tuhanku memberikan cintanya pada kita berdua. Dan karena kutahu kita akan berpisah, ketahuilah aq tak ingin mencintaimu hanya sesaat didunia ini, aq ingin cinta kita tetap berlanjut dan dipertemukan dialam surga sana. Karena itu aq mencintaimu karena aq mencintai Tuhanku dan ini adalah perjuanganku untuk membawamu pada kebenaran Tuhanku agar cinta kita kekal selamanya.

Hadapi atau mundur... pada pilihan


Terkadang kita dihadapkan pada sebuah pilihan yang meminta kita untuk menghadapinya atau mundur. Tapi untuk memutuskannya tidaklah hal yang mudah. Mundur salah, maju bisa lebih salah. Tapi dari itu semua, yang terpenting adalah kemampuan kita membaca situasi.
Jembatan adalah beberapa hal yang harus kita hadapi dalam hidup ini. Jembatan menjadi sebuah jalan akan sebuah keputusan. Akankah kita menghadapi dan melaluinya atau mundur. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan sobat.
1) Memahami pilihan itu sendiri. Kenapa pilihan itu ada / Apa tujuannya / kondisi sekarang bagaimana /Apakah sejalan dengan keinginan dan kehidupan kita. 2) Memahami segala resikonya. klo dihadapi apa / klo dihindari apa. 3)Memahami bagaimana menghadapinya atapun menghindarinya dengan strategi. 4) sigap ketika harus merencanakan ulang. 5)Memiliki hasrat untuk melakukannya.

Ketika kita melewati sebuah jembatan untuk suatu pilihan, maka layaknya jembatan ketika ia rapuh maka semakin perlu kita berhati-hati, tapi jika ia kokoh bukan berarti kita terlepas dari bahaya. Justru bahaya itu bisa datang dari kecerobohan kita. Jadi masalahnya ada dua, bisa dari diri kita juga bisa dari lingkungan kita. lingkungan bisa saja berubah, tapi masih bisa kita prediksi. tapi yang namanya kecerobohan sebenarnya bisa kita atasi sendiri, jadi kita bisa lebih hati-hati dengan masalah yang timbul daru diri sendiri.

Hadapilah pilihan jika sesuai jalan hati kita dan kita paham betul tentang pilihan itu. Mundurlah jika ada keraguan dan ketidakpahaman tentangnya. Tapi jika terpaksa menghadapinya, maka bijaklah melihat sesuatu dan berhati-hati serta pertimbangkan setiap langkah yang dijejakkan guna menghindari hal yang tak diinginkan. Dan ketika terjadi hal yang tak diinginkan, maka berusahalah untuk tenang dan mengatur strategi baru.

Hanya orang2 pemberani yang akan mengadapi pilihan dan hanya orang yang bijak bisa mendapatkan tujuan dari pilihan.

2011年1月6日木曜日

Cintakah ini Tuhan



Lagi-lagi, perasaan ini menyapa kesunyianku.
Tuhan, aq bingung akan perasaan yang kian sering menyapa akhir-akhir ini. Dalam sholatku hadir dirinya. Tuhan, aq sakit. Sakit akan perasaan cinta ini. Tuhan, labuhkan hati ini pada makhluk indahmu yaitu bidadari surga pasangan hidupku agar aq tenang bisa terus bersama-Mu.
Tuhan, Akankah ku menyebut ini cinta...Atau kupaksaakan fikiranku bahwa ini cinta...
Cinta untuk diriku dari-Mu Tuhanku. Jikalau benar, tunjukkan sebuah tanda-Mu Tuhanku.
Tuhan, kurasa sudah saatnya untuk merasakan dan mengerti tentang Cinta. Karena Cinta itu anugerah-Mu agar setiap manusia-Mu mengerti tujuan penciptaannya.
Tuhan, aq ingin hati ini terus dan terus merekah seperti merekahnya bunga surgamu.
Aromanya terus menebarkan kedamaian dan ketenangan dalam setiap sisi hidupku.
Tuhan, Cintailah diriku dan juga yang kucintai seperti Engkau mencintai kekasih-Mu.
Tuhan, jika ia yang Engkau takdirkan untukku, berikan hidayah-Mu padaku dan juga padanya agar lurus hati ini dalam mengukir cinta, agar cinta ini terjaga kesuciannya dan bukan sekedar cinta dunia semata, agar cinta ini bisa membawa kami pada kecintaan-Mu.
Tuhan, aq mencintai-Mu. Tunjukkan jalan menuju-Mu dengan cinta ini.

2011年1月4日火曜日

Hari ini adalah perbuatan dan besok adalah perhitungan



Sebuah ungkapan yang begitu dalam dari seorang khalifah islam Ali bin Abi Thalib:
''Hari ini adalah perbuatan dan besok adalah perhitungan''
Seperti yang kita sadari tak pernah kita mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, meskipun apa yang akan kita lakukan esok hari sudah dalam rencana kita. Jadilah kita harap-harap cemas akan apa yang akan terjadi esok. Tapi dari ungkapan diatas dapat pula kita ambil sebuah pelajaran. Tak perlulah kita mencemaskan apa yang akan terjadi esok hari, tapi berusahalah pada apa yang kita lakukan hari ini. Karena hari ini akan menentukan apa yang akan terjadi esok hari. Jika baik hari ini maka akan tenang kita mengatakan baik pula esok hari, dan sebaliknya hancurnya hari ini akan membuat kita cemas akan sesuatu yang lebih buruk esok hari. Yach begitulah paling tidak yang kita rasakan walapun kita tak pernah tahu akan hal esok hari. Tapi usaha yang kita lakukan hari ini akan membuat sebuah harapan untuk esok hari. Dalam wacana kebatinan dapat pula diartikan bahwasanya perbuatan kita hari ini akan mendapatkan perhitungan baik dan buruknya esok hari. Jadi berusahalah berbuat sebaik mungkin pada hari ini, agar esok kita mendapatkan perhitungan yang baik pula. Berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin hari ini karena esok bisa saja kita sudah tak diberikan nyawa lagi untuk berbuat kebaikan. Jadi manfaatkanlah hari ini sebaik mungkin, dari terbitnya matahari pertanda dimulainya kehidupan hari ini sampai larut nanti ketika kita kembali dalam peraduan mimpi. Begitulah seterusnya kita menjalani hidup ini.
Insyallah kita bisa terhindar dari tipuan dunia...