Agata Mori hanyalah sebuah taman yang kecil, tapi sangat menyenangkan untuk di kunjungi dan sangat cocok untuk melepas lelah di hari liburan. Seingatku, pertama kali aq datang ke taman ini adalah ketika Aki di bulan oktober 2008, ketika baru saja pindah dari Yokohama ke Matsumoto city. Ketika itu daun-daun berubah warna dengan beraneka ragam macamnya, sungguh menyejukkan hati. Lantai yang sebelumnya tampak hanya tanah dan rerumputan berubah warna-warni oleh daun-daun yang berguguran.
Ditaman ini ada perpustakaan, gedung pertunjukan/pameran dan juga museum. Ketika memasuki taman ini, biasanya kita akan disambut dengan alunan denting piano dengan musik2 klasiknya...Dan itu bukanlah sekedar musik yang diputarkan oleh media player, tapi itu adalah lantunan musik live dari seniman2 pemula maupun yang profesional. kalau tidak salah, dulunya ini adalah bekas smu dan terlihat adanya ruang belajar yang kini dijadikan museum.
Selain itu, ketika melewati jalan utama taman ini, maka kita akan dipayungi oleh pohon2 yang super besar. Menikmati secangkir kopi dan roti dibawah pohon-pohon tersebut dan ditemani alunan musik klasik dari piano maupun violin, benar-benar menyenangkan. Kelelahan hati bisa sedikit terobati dengan suasana seperti ini.
0 komentar:
コメントを投稿